Setiap
wanita pasti tak lepas dari keinginan untuk selalu terlihat cantik.
Namun apakah makna dari cantik itu sebenarnya? Kebanyakkan dari wanita
memaknai cantik itu seperti bintang iklan sabun mandi atau artis di
televisi tapi kebanyakkan wanita tidak mengetahui makna cantik
sebenarnya menurut Al Qur’an dan Islam.
Mari bersama kita mengetahui apa itu cantik menurut Al Qur’an dan Islam....
Menurut
buku Ensiklopedi kata-kata Al Qur’an AL Karim yang di keluarkan oleh
Dewan Bahasa Arab, Kecantikan di maknai dengan keanggunan, kehalusan dan
keelokan.
Ada juga yang mengartikan kecantikan dalam kasad
mata yaitu hal yang indah yang dapat membuat seseorang menjadi suka dan
mencintai.
Kecantikan tidak hanya di berikan
kepada manusia saja tetapi kepada segala sesuatu di alam raya ini dari
ciptaan ALLAH yang indah termasuk di dalamnya hewan dan tumbuhan. Bukan
pada alam semesta dan isinya saja kecantikan dapat diberikan tapi juga
kepada sifat manusia,akhlak dan tabiatnya serta tutur katanya yang
indah.
Nah, bagaimana kecantikan dalam pandangan islam?
Islam
adalah agama yang menyeru pada kecantikan dan keindahan. Dimana
kecantikan itu berupa kecantikan maknawi yaitu kecantikan berupa
jiwa,akhlak,sifat dan sikap.
Karena itu dapat kita lihat di
dalam Al Qur’an Al Karim kecantikan wajah atau penampilan fisik pria
ataupun wanita jarang disebut, kecuali hanya dua kali saja. Pada
penyebutan pertama ALLAH memperingatkan Rasulullah untuk tidak tertipu
pada kecantikan fisik orang-orang munafik karena penampilan seseorang
tidak mencerminkan siapa dirinya.
Seperti dalam
firman ALLAH AZZA WA JALLA:”Dan apabila kamu melihat mereka,tubuh-tubuh
mereka membuatmu kagum. Dan jika mereka berkata-kata,kamu mendengarkan
mereka. Mereka seakan-akan kayu yang tersandar.” (QS.Al Munafiqun:4)
Penyebutan
yang kedua pada firman ALLAH:”Tidak halal bagimu menikahi wanita-wanita
sesudah itu dan tidak boleh (pula) mengganti mereka dengan istri-istri
(yang lain),meskipun kecantikan mereka menarik hatimu,kecuali
wanita-wanita (hamba sahaya) yang kamu miliki. Dan ALLAH Maha mengawasi
segala sesuatu.”(QS.Al Ahzab:52)
Maksud dari ”kecantikan mereka” adalah keindahan dan kecantikan Rupa dan fisik wanita.
Al
Hasan dan Asy Sya’abi mengatakan bahwa kecantikan yang di maksudkan
ALLAH dalam ayat diatas adalah kecantikan yang tersirat pada wajah
wanita bangsawan Quraisy yang bernama Asma binti Amis.
Asma
binti Amis adalah istri dari Ja’far bin Abi Thalib yang suaminya mati
syahid. Kecantikan wajah beliau sangat terkenal di kalangan kaumnya
sehingga Rasulullah Saw berkeinginan untuk menikahinya setelah beliau
memperdalam keimanan wanita itu.
Rasulullah begitu terpesona dengan kecantikannya dan berkeinginan memperistrinya.
Untuk
menikahinya Rasulullah akan menceraikan salah seorang istrinya, namun
ALLAH Ta’ala melarang beliau menceraikan salah seorang istrinya agar
dapat menikahi Asma.
Ketika ALLAH menyebut
cantik Hiasan dalam Al Qur’an, ALLAH menyebut sebagai sifat bidadari:
”Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi
cantik-cantik.” (QS.Ar Rahman:70)
Kecantikan
hiasan haruslah di dahului dengan kecantikan ”Khairaat” agar kita wanita
tahu bahwa seorang wanita yang baik adalah wanita yang memiliki
kecantikan sifat dan akhlak lebih baik dari pada wanita yang memiliki
kecantikan fisik dan rupa semata. Secara ringkas dapat dikatakan bahwa
dalam Al Qur’an ALLAH tidak memberikan patokan khusus pada kecantikan
fisik dan rupa bagi wanita ataupun pria.
Seperti
pada Hadits Rasulullah berikut ini:”Sesungguhnya ALLAH tidak melihat
kepada bentuk rupa dan harta kalian, tapi ia melihat hati dan amal
kalian.” (HR.Muslim,Ahmad dan Ibnu Majah)
Dalam Hadits lain
Rasulullah mengatakan bahwa wanita shalehah adalah sebaik-baik perhiasan
dunia. Dari Amr ibnu ra : ”Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik
perhisannya adalah wanita shalehah.” (HR.Muslim,Ibnu Majah dan An Nasai)
Jadi
kecantikan dalam Al Qur’an dan Islam bukan di lihat pada kecantikan
fisik dan Rupa semata tapi lebih pada kecantikan Sifat, tabiat, kebaikan
hati dan akhlak seorang wanita.
Wanita tidak perlu takut tidak cantik
karena setiap wanita itu cantik dan indah apabila mempunyai akhlak yang
indah pula, buat apa rupa dan fisik kita cantik tapi hati tidak cantik
karena kecantikan fisik dan rupa akan hilang seiring waktu dan usia
berlalu terkecuali bagi yang Surgary mungkin kecantikannya bertahan tapi
apa ada orang yang mau dengan yang palsu?
Kecantikan Akhlak dan kebaikan hati tidak akan pernah hilang walau di makan waktu dan usia dia akan tetap abadi.
Jadi seperti lagunya girlband yang sedang di gandrungi remaja saat ini ”Kamu cantikcantik dari hatimu
Sambil belajar sambil mengamalkan
"EdP" 613
|
Sabtu, 07 Maret 2015
KECANTIKAN WANITA DALAM AL-QUR'AN DAN ISLAM
Jumat, 06 Maret 2015
HATI-HATI MENULIS STATUS DI DUMAY (amal hangus gara2 status)
Bismillahirrahmanirrahim
♨ Jangan terlalu vulgar mengekspos kegiatan pribadi di status, apalagi yg begitu sensitif:
🔖 "Sebentar lagi mau pergi kajian hadits"
🔖 "Hafalan hadits umdatul ahkam yang ke 120 kok lupa lagi ya"
🔖 "5 menit lagi mau berjama'ah isya' di masjid"
🔖 "Suara ane tadi pas jadi imam shalat kedengaran ga ya ama makmum akhwat di belakang."
🔖 "Sedang berada di kajian ustadz fulan. Persis depan beliau."
🔖 "Khutbah jum'at di Masjid Nabawi kali ini sngat menyentuh"
🔖 "Aduh, tdi pas dimajlisnya syekh fulan gak sempat nyatat, padahal faidahnya banyak"
🔖 "Otw mekkah.... "
🔖 "Bismillah.. Aku datang memenuhi panggilanmu ya Allah.. Moga slamat sampe Makkah"
🔖 "Ini dah masuk thawaf k brapa ya...? Lupa ane."
🔖 "Lantai tiga masjidil haram sepi bngett.. Sambil narsis depan ka'bah"
🔖 "Lantai 20 menara zam zam. Masyaallah... Sungguh agung ciptaan-Mu ya Allah..."
🔖 "Lagi muraja'ah jangan diganggu"
🔖 "Botak lgi.. Botak lagi... Padahal umrohnya bru minggu kmaren... Alhamdullah.."
🔖 "Alhamdulillah kajian Sohih Bukhori dah nyampe hadits ke 5700 san"
🔖 "Ada yang mau bantuin ana murajaah gak..?
🔖 "Lagi nunggu adzan Maghrib. Madinah 27/10/2012"
🔖 "Alhamdulillah umrohnya lancar"
♨ Harga diri tidak akan meningkat dengan laporan-laporan seperti itu kepada penduduk dunia maya.
♨ Berikan saja mereka faidah yang lebih bermanfaat.
♨ Kelak, seperti disebutkan hadits, tiga jenis punggawa islam akan diseret ke neraka:
♨ Kenapa ?
Na'udzu Billah Min dzalik
♨ Mari lebih berhati-hati.... Jangan sampai amal hangus gara-gara status.... Baarakallahu fiikum.....
⭐Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Maukah kamu kuberitahu tentang sesuatu atau yang menurutku lebih aku khawatirkan terhadap kalian
daripada
(fitnah) Al masih Ad Dajjal ? Para sahabat berkata, “Tentu saja”.
Beliau bersabda, “Syirik khafi (yang tersembunyi), yaitu ketika sesorang
berdiri mengerjakan shalat, dia perbagus shalatnya karena mengetahui
ada orang lain yang memperhatikannya
( H.R Ahmad dalam musnadnya. Dihasankan oleh Syaikh Albani Shahiihul Jami’ (2604) )
"Mari
tuliskan juga di status kita di WA, BBM, FB & med.sos. apapun yg
kita miliki hanya pesan kebaikan. Semoga membawa manfaat bg diri kita
sendiri dan orang lain yg membacanya."
Aamiin....
Sambil belajar sambil mengamalkan
"EdP" 613
TADABBUR QS AL BAQOROH 6-10
Q.S Albaqoroh ayat 6.
Mutiara Tadabbur :
1. Ayat ini sebagai penghibur ( tasliyah ) hati rasulullah
saw yang telah lama berdakwah, menyeru kaumnya untuk beriman kepada
Allah swt dan menerima ajarannya tetapi mereka menentang dan mengingkari
setiap seruan Nabi Muhammad saw.
Q.S Albaqoroh ayat 7 :
" Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka dan penglihatan mereka ditutupdan bagi mereka siksa yang Amat berat.
Mutiara Tadabbur
1.Berhati-hatilah terhadap kesombongan, pembangkangan terhadap ayat-ayat Allah swt, ketika ada seorang yang memberimu peringatan, nasehat, hikmat, pelajaran.
1.Berhati-hatilah terhadap kesombongan, pembangkangan terhadap ayat-ayat Allah swt, ketika ada seorang yang memberimu peringatan, nasehat, hikmat, pelajaran.
2.Mohonlah kepada Allah swt agar menjadikan hati,
pendengaran dan penghilatan mampu meng akses cahaya hidayah, cahaya
Alquran, cahaya sunnah.
3. Berlindunglah kepada Allah agar senantiasa tetapi
menjaga dan meneguhkan hati, pendengaran dan penghilatan dalam keataan
kepada Allah swt.
Doa Alquran :
"Ya Rabb kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)".
Doa Sunnah :
Dari ‘Aa-isyah radhiyallahu ‘anhaa berkata, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memperbanyak mengucapkan; " Wahai yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu dan ketaatan kepada-Mu"
4. Perbuatlah amal-amal dapat menjaga dan mengokohkan
hati, pendengaran dan hati seperti : berdzikir, membaca Alquran,
Qiyamullail, hadir dimajelis ilmu, saling memberi tazkiran dan nasehat.
5. Hindari hal-hal yang dapat mematikan hati, memekakkan telinga dan membutakan mata. Seperti tertawa yang berlebihan, melihat hal-hal yang diharamkan mendengarkan ghibah dusta dan kebohongan.
6. . Tidak ada siksa/azab di dunia ini sebelum azab yang hebat diakhirat selain daripada Allah mengunci mati hati, menutup pengdengaran membutakan mata.
Firman Allah :
"Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati
yang di dalam dada. (Q.s al haj 46 )
5. Hindari hal-hal yang dapat mematikan hati, memekakkan telinga dan membutakan mata. Seperti tertawa yang berlebihan, melihat hal-hal yang diharamkan mendengarkan ghibah dusta dan kebohongan.
6. . Tidak ada siksa/azab di dunia ini sebelum azab yang hebat diakhirat selain daripada Allah mengunci mati hati, menutup pengdengaran membutakan mata.
Firman Allah :
"Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati
yang di dalam dada. (Q.s al haj 46 )
10 macam / bentuk hati orang-orang kafir.
1. khatam : ( Tertutup )
" Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.(Q.s Albaqoroh ayat 7)
" Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.(Q.s Albaqoroh ayat 7)
2.Thoba' : ( Terkunci )
" Yang demikian itu adalah karena bahwa sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian menjadi kafir (lagi) lalu hati mereka dikunci mati; karena itu mereka tidak dapat mengerti.” (Q.s Al munafiqun 3 )
" Yang demikian itu adalah karena bahwa sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian menjadi kafir (lagi) lalu hati mereka dikunci mati; karena itu mereka tidak dapat mengerti.” (Q.s Al munafiqun 3 )
3.Ad-Dhoyyiq: (Sempit )
"Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.( Q.s al-an'am 125 )
"Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.( Q.s al-an'am 125 )
4.Marodh : ( Sakit ):
" Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta. (Q.s Albaqoroh 10 )
" Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta. (Q.s Albaqoroh 10 )
5. Rain ( Pekat hati )
"Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka". (Q.s al muthoffifin 14 )
"Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka". (Q.s al muthoffifin 14 )
6. Maut ( mati )
"Dan apakah orang yang sudah mati kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya? Demikianlah Kami jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa yang telah mereka kerjakan". (Q.s Al-an'am 122)
"Dan apakah orang yang sudah mati kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya? Demikianlah Kami jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa yang telah mereka kerjakan". (Q.s Al-an'am 122)
7. Qoswah : ( Keras membatu )
"Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk
(menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama
dengan orang yang membatu hatinya)? Maka kecelakaan yang besarlah bagi
mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu
dalam kesesatan yang nyata. (Q.s Az-Zumar 22 )
8. Inshirof (Berpaling )
"Allah telah memalingkan hati mereka disebabkan mereka adalah kaum yang tidak mengerti". (Q.s At taubah 127 )
9. Hamiyyah (kesombongan )
" Ketika orang-orang kafir menanamkan dalam hati mereka kesombongan (yaitu) kesombongan jahiliyah ( Q.s Alfath 26 )
" Ketika orang-orang kafir menanamkan dalam hati mereka kesombongan (yaitu) kesombongan jahiliyah ( Q.s Alfath 26 )
10. Inkar ( ingkar )
" Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Maka orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat, hati mereka mengingkari (keesaaan Allah), sedangkan mereka sendiri adalah orang-orang yang sombong. (Qs. An nahl 22 )
" Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Maka orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat, hati mereka mengingkari (keesaaan Allah), sedangkan mereka sendiri adalah orang-orang yang sombong. (Qs. An nahl 22 )
"Bahaya dan sifat-sifat orang munafiq
Q.S Albaqoroh ayat 8-10 :
8. di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan hari kemudian " pada hal mereka itu Sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman.
9. mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, Padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.
10. dalam hati mereka ada penyakit lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.
Mutiara Tadabbur :
Nifaq dan sifat-sifatnya
Nifaq adalah : " Menampilkan sesuatu yang baik menyembunyikan sifat busuk dalam hati ( bathin )
.
Nifaq ada 2 macam : Nifaq I'tiqodi ( Keyakinan ) dan Nifaq Amaly ( Perbuatan )
Nifaq 'Itiqodi hukumnya adalah keluar dari area/wilayah islam dan kekal didalam neraka.
Nifaq Amaly hukumnya adalah tidak keluar dari area ( wilayah islam ) tetapi mendapatkan dosa dan tidak kekal di neraka
.
Nifaq ada 2 macam : Nifaq I'tiqodi ( Keyakinan ) dan Nifaq Amaly ( Perbuatan )
Nifaq 'Itiqodi hukumnya adalah keluar dari area/wilayah islam dan kekal didalam neraka.
Nifaq Amaly hukumnya adalah tidak keluar dari area ( wilayah islam ) tetapi mendapatkan dosa dan tidak kekal di neraka
1. Nifaq Akbar (terbesar), yaitu : seorang yang menampakkan
keimanan kepada Allah, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya
dan hari akhir sementara dirinya menyembunyikan apa-apa yang dapat
membatalkan sebagian atau seluruh perkara diatas. Inilah kemunafikan
yang ada yang ada pada masa Rasulullah saw lalu Al Qur’an turun mengecam
para pelakunya bahkan mengkufurkan mereka dan menginformasikan bahwa
mereka kelak ditempatkan di dasar dari neraka.
2. Nifaq Asghor (terkecil) atau nifaq amali yaitu seorang
yang menampakkan keshalehan secara terang-terangan sementara dia
menyembunyikan hal-hal yang bertentangan dengannya.
Mutiara Tadabbur :
1. Allah membagi manusia menjadi 3 golongan, Mukmi, Kafir, dan Munafiq
2. Allah maha mengetahui apa yang tersembunyi dalam hati manusia.
3. Orang-orang munafiq Menampilkan keimanan mereka dengan lisan tetapi menyembunyikan kekufuran dalam hati/ bathin dan menyimpan kebencian kepada orang-orang beriman.
4. Mereka merasa mampu menipu Allah dan orang-orang beriman padahal merekalah yang menipu diri mereka sendiri sehingga mereka mendapatkan kebinasaan dan siksa yang hebat dari Allah swt.
5. Orang munafiq lebih berbahaya dari orang kafir karena, orang kafir menampakkan permusuhan mereka dengan nyata, sedangkan orang-orang munafiq menyembunyikan kebencian mereka terhadap orang-orang beriman, mereka berpakain islam berbaur dan berdampingan dengan orang-orang beriman tetapi mereka menusuk dan menebarkan fitnah diantara kaum mukminin.
6. Allah menjelaskan sifat orang kafir lebih sedikit daripada orang munafiq sebanyak 13 ayat menunjukkan bahwa orang-orang munafiq adalah musuh dalam selimut, musang berbulu domba, menggunting dalam lipatan.
7. Mereka memiliki penyakit hati, seperti ragu, dengki, iri, penebar fitnah, bergembira ketika orang beriman terkena bencana, dan merasa sesak dada mereka melihat orang beriman mendapatkan nikmat.
1. Allah membagi manusia menjadi 3 golongan, Mukmi, Kafir, dan Munafiq
2. Allah maha mengetahui apa yang tersembunyi dalam hati manusia.
3. Orang-orang munafiq Menampilkan keimanan mereka dengan lisan tetapi menyembunyikan kekufuran dalam hati/ bathin dan menyimpan kebencian kepada orang-orang beriman.
4. Mereka merasa mampu menipu Allah dan orang-orang beriman padahal merekalah yang menipu diri mereka sendiri sehingga mereka mendapatkan kebinasaan dan siksa yang hebat dari Allah swt.
5. Orang munafiq lebih berbahaya dari orang kafir karena, orang kafir menampakkan permusuhan mereka dengan nyata, sedangkan orang-orang munafiq menyembunyikan kebencian mereka terhadap orang-orang beriman, mereka berpakain islam berbaur dan berdampingan dengan orang-orang beriman tetapi mereka menusuk dan menebarkan fitnah diantara kaum mukminin.
6. Allah menjelaskan sifat orang kafir lebih sedikit daripada orang munafiq sebanyak 13 ayat menunjukkan bahwa orang-orang munafiq adalah musuh dalam selimut, musang berbulu domba, menggunting dalam lipatan.
7. Mereka memiliki penyakit hati, seperti ragu, dengki, iri, penebar fitnah, bergembira ketika orang beriman terkena bencana, dan merasa sesak dada mereka melihat orang beriman mendapatkan nikmat.
Sambil belajar sambil mengamalkan
| "EdP" 613 | |||
Minggu, 04 Januari 2015
Apakah tertawa terbahak bahak membatalkan wudhu' ?
... ..
... ..
... ..
Apakah tertawa terbahak2 membatalkan wudhu'?
1.
Tertawa tidaklah membatalkan wudhu' (pendapat : abdullah bin mas'ud,
jabir bin abdullah, abu musa al as'ary, 'atak dan azzuhri, urwah bin
zubzir, imam malik,ahmad bin hambal, syafi'i, ishak bin rawaih,abu tsur,
daud azohiry)
Landasan hukumnya :
2. Tertawa membatalkan wudhu' (pendapat : abu hanifah, hasan basri, annakha'i, shofyan atsury)
Landasan hukum :
Apakah tertawa terbahak2 membatalkan wudhu'?
✅Tertawa terbagi 2 :
Senyum dan terbahak-bahak
Adapun tersenyum tidaklah membatalkan shalat dan wudhu menurut kesepakatan ulama.'
Dan adapun tertawa bahwasanya kalau seseorang ketawa sewaktu shalat maka shalatnya batal.
✅Adapun seseorang tertawa apakah membatalkan wudhu' ulama ada 2 pendapat :
Landasan hukumnya :
A. Syuhail bin muaz dari bapaknya dari nabi saw bersabda : tertawa di shalat dan berbicara sama)
Bahwasanya berbicara didalam shalat membatalkan shalat akan tetapi tidak membatalkan wudhu' begitu juga dengan ketawa sama seperti berbicara membatalkan shalat dan tidak membatalkan wudhu'
Bahwasanya berbicara didalam shalat membatalkan shalat akan tetapi tidak membatalkan wudhu' begitu juga dengan ketawa sama seperti berbicara membatalkan shalat dan tidak membatalkan wudhu'
B. Bahwasanya tertawa jikalau wajib berwudhu' lagi didalam
shalat, maka juga swajid di luar(sdng tdak ) shalat, seperti buangan yg
membatalkan wudhu' baik dibawaktu shalat maupun diluar shalat.
Landasan hukum :
A. diriwayatkan hasan basri dari abi almaliah bin osamah
dari baapaknya berkata : ketika kami shalat dibelakang rasulullah saw,
ketika datang seorang laki2 buta dan terjatuh dilubang maka kami tertawa
lalu rasulullah memerintahkan kepada kami untuk berwudhu' dan
mengulangi shalat dari awal.
Jawab : hadist ini yg diriwatakan oleh hasan basri dari hasan bin dinar. Bahwasanya hasan bin dinar lemah (jadi hadist ini tergolong hadist dhoif(lemah)
Jawab : hadist ini yg diriwatakan oleh hasan basri dari hasan bin dinar. Bahwasanya hasan bin dinar lemah (jadi hadist ini tergolong hadist dhoif(lemah)
Berkata ibnu munzir : berpegang kebada hadist ini tidaklah
sah karna sahabat rasulullah saw adalah sebaik2 generasi ,tidak mungkin
mereka tertawa sewaktu shalat apalagi berada dibelakang rasululllah.
B. Dari imran bin hasiin dari nabi saw : bahwasanya
bersabda : siapa yg tertawa terbahak2 sewaktu shalat maka wajib
mengulangi wudhu' dan shalatnya.
(hadist ini termasuk lemah juga)
(hadist ini termasuk lemah juga)
Setelah kita melihat dari 2 pendapat diatas, jga melihat
dasar hukum dan munakasah ke 2 pendapat maka ulama menyimpulkan
bahwasanya tertawa tidak membatalkan wudhu' akan tetapi ketika didalam
shalat maka itu membatalkan shalat dan wajib mengulangi shalatnya tanpa
harus mengulan lagi wudu'
Wallahu a'lam bishawab
Sumber : mukaranah almazahib alislamiyah (jamiah al azhar kuliyah syariah wal qonun bil qohiroh)
Sumber : mukaranah almazahib alislamiyah (jamiah al azhar kuliyah syariah wal qonun bil qohiroh)
Sambil belajar sambil mengamalkan
"EdP" 613
Jumat, 02 Januari 2015
SERBA SERBI LIBURAN DI AKHIR TAHUN 2014
gaya membaca alya yg keluar bunyinya ta..ta..ta
bersama opung dan utie
alya narsis
ini yg narsis alya apa utienya ya ... ?
ceria banget
Seperti halnya di akhir tahun yang lalu, di akhir tahun 2014 pun acra berjalan tidak pernah direncanakan sebelumnya "spontan", di awal bulan desember tiba2 suami mengajukan cuti tidak masuk kantor. girang banget rasanya sudah tiga minggu ini tidak pernah ada liburnya, dan dengan spontan pula aku mengajaknya untuk bawa alya jalan2 ke Istana Anak-Anak TMII
Bahagiaa ... bahagia saat kami membawa alya jalan2, berasa seperti saat mengajak titi (ibunya alya) saat masih kecil di tempat yang sama pula, sungguh lucu ... foto di tempat yang sama, alhamdulillah bisa mengenang saat anak2 masih kecil di tempat ini dan sekarang membawa cucu ke tempat yg hingga sekarang tidak banyak perubahannya, kereta api, mandi bola, ayunan dll semuanya tidak berubah seperti saat anak2 masih kecil ... dan yang sungguh sangat menggembirakan karena sekalipun alya masih kecil (delapan bulan) tapi dia sangat menikmati, ceria dan banyak tawa terlihat dari binar2 mata kecilnya ... "we love you alya"
lapangan Jatayu simpang lima pekalongan
dadaaah mbah sampe bertemu lagi tahun depan ya
bertemu dg teman
"OTEWE PEKALONGAN"
Menjelang libur akhir tahun anak2 berencana menengok ibu/mbah nyi/mbah uyut kami yang ada di pekalongan yg bertepatan dengan hari ibu, setelah menyamakan hari cuti bersama (karena semua bekerja) alhamdulillah kami bisa membawa alya untuk pertama kalinya jalan jauh dan untuk pertama kalinya ke tempat dimana keluarga ibunya berasal ...
Alhamdulillah perjalanan lancar hanya kemacetan kecil di pantura (8,5 jam), berangkat jam setengah lima pagi dan subuhan di rest area tol cikampek km 19, tadinya kami khawatir alya akan rewel tapi ternyata malah sebaliknya, alyalah yang menjadi hiburan dalam perjalanan ini karena tingkahnya yang benar2 sangat lucu yang membuat semuanya tertawa, di dalam mobil dia anggap seperti di rumah saja, mondar mandir ke depan belakang sambil bertepuk tangan dan celotehannya yg ga jelas malah menambah kelucuannya, jam makan dan tidurpun tidak berubah sekalipun di dalam mobil ....
Sesampainya di pekalongan kami disambut ibu/mbah nyi/mbah uyut dengan makanan spesial khas pekalongan, megono, mangut, garang asem masakan beliau sendiri, sungguh nikmat luar biasa apalagi dengan perut yang lapar karena kami memang sengaja untuk tidak makan siang di jalan, demikian juga dengan mbah, beliau ternyata juga menunda makan siangnya menunggu kami datang ... love you mbah, muaaach ...
Kuliner tauto khas pekalongan,es duren, berburu batik, menjadi tujuan kami, seharian waktu kami habiskan untuk muter2 pekalongan, bertemu dengan teman smp dan sma ku itupun tidak aku lewatkan meskipun hanya sebentar, bertemu dengan adik/bulik, ponakan dll menambah keseruan suasana dan semakin berkesan...
Selama empat hari mbah sudah direpotkan oleh kedatangan kami, rumahnya seperti kapal pecah tapi mbah terlihat bahagia di hari ibu tahun ini dan menjelang hari jadinya yang bertepatan dengan tahun baru (1 januari),
Happy Mother Day and Happy Milad ibu/mbah tersayang semoga mbah selalu diberi kesehatan dan smoga di tahun 2015 ini kami bisa berkunjung kembali .... aamiin
Masjid At-tin
"MASJID AT-TIN DI PENGHUJUNG TAHUN 2014"
Hujan turun tidak henti2nya dari pagi hingga petang hari, rasanya malas banget untuk keluar malam ini apalagi siang tadi kami kehujanan saat cari makan siang hari ini, tidak ada acara berkumpul bersama anak2 di tahun ini seperti tahun kemarin dimana kami bisa merayakan tahun baru bersama, kali ini masing2 punya acara sendiri2 ...
Selepas isya tiba2 suami mengajak untuk keluar rumah, melihat hujan yang sudah berhenti turun
" mah...keluar yuk.."ajaknya
" kemana ..?"
" ga tau, pengin keluar aja ..."jawabnya
" boleh ..."
Kami memutuskan untuk naik motor saja mengantisipasi kemacetan yg terjadi, kusiapkan jas hujan, memakai jaket serta sepatu dan sarung tangan, maklumlah kami berdua bukan pasangan muda lagi sudah ga tahan dinginnya angin malam hehe
Benar perkiraan kami begitu keluar komplek sudah terasa kemacetannya, dari komsen hingga pondok gede jalanannya sangat padat, yang menjadi perhatian kami malam itu adalah banyak kami lihat satu keluarga dengan dua orang anak balita (bahkan masih bayi), naik motor malam yg dingin seperti ini ... astaqfirullah!! ga tega melihat anak2 yg ga tau bahayanya .... "miris"
Selepas pondok gede jalananya mulai lancar, tadinya suami memutuskan untuk balik arah tapi aku memintanya untuk terus,
" kemana mah .." tanyanya
" ga tau ... jalan aja .."
" oke ..."
Tanpa kami sadari karena asik ngobrol sampailah kami di tamini square, langsung belok kiri dan tiba2 kami berhenti tepat di masjid At-tin,
" gimana mah, apa kita habiskan malam ini di masjid at-tin aja, sudah jam sepuluh nih ...?"
" baiklah ..."
Setelah parkir motor dan makan bakso ala kadarnya kami mulai memasuki area masjid yang malam ini sangat ramai anak2 bermain kunang2 di halaman, ternyata malam ini di masjid at-tin ada acara "Dzikir Nasional 2014" banyak stand2 berdiri di sekeliling masjid ada stand "one day one juz", buku2 islami dll, setelah berkeliling melihat syand2 yang berderet, kami berdua duduk bersama yang lain mendengarkan para hafizs2 kecil melantunkan ayat2 suci Al-quran, hingga tausiah oleh ustad Yusuf Mansyur dan tepat jam 12 malam kami bersama sama jamaah yang lain melantunkan sholawat nabi diiringi suara gelegar kembang api dari segala arah (karena tempatnya tidak jauh dari TMII) dar ... dor ... dar ... dor
Setelah sholawatan kami memutuskan untuk pulang, mungkin acara di masjid berlanjut hingga waktu subuh karena kami lihat banyak yang membawa alas untuk bermalam disini ...Keluar dari masjid at-tin kami terjebak dalam hingar bingar kembang api yang tepat berada diatas kepala kami terpaksa kami berhenti bersama kendaraan2 yang lainnya, kira2 setengah jam pesta kembang api itu belangsung sekalipun bukan pesta kembang api spektakuler tetapi cukup menghibur anak2 yg teriak riang gembira disitu, karena memang ada ibauan untuk tidak melakukan pesta kembang api besar2an untuk menghormati musibah airasia yg sedang terjadi ....
Alhamdulillah ... tepat jam satu malam kami sudah sampe rumah dan langsung tertidur pulas ...
Alhamdulillah wa syukurillah kami menghabiskan waktu akhir tahun 2014 di tempat yang semestinya, kami yakin Allahlah yang menuntun kami datang kesini ... aamin ta Robbal alamiin.
"EdP" 613
Rabu, 31 Desember 2014
ANNIVERSARY, 30 DESEMBER 1984-2014
my lovely
Alhamdulillah .....
Tiga puluh tahun sudah berlalu
Suka duka kehidupan terlewati
Bersama asa bahagia yang tak pernah putus
Alhamdulillah ....
Ucap syukur tak pernah berhenti
Atas nikmat karuniaNya pada kami
Smoga Allah selalu melindungi
Dalam sisa perjalanan hidup kami
Aamiin ... aamiin ya Robbal alamiin
"EdP" 613
Sabtu, 27 Desember 2014
TIGA MACAM ZIARAH KUBUR
TIGA MACAM ZIARAH KUBUR
============================== ======
==============================
oleh : ust. Syuhada Hanafi
1. ZIARAH SYIRKIYYAH , yaitu: seseorang berziarah dengan
menjadikan ahli kubur sebagai sekutu bagi Allah, seperti memohon
pertolongan kepada ahli kubur, menyembelih Hewan untuk ahli kubur,
nadzar untuk ahli kubur, sujud ke kuburan, thawaf di kuburan dengan niat
mengagungkan penghuni kubur.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ لَا تَجْعَلْ قَبْرِي وَثَنًا لَعَنَ اللَّهُ قَوْمًا اتَّخَذُوا قُبُورَ أَنْبِيَائِهِمْ مَسَاجِدَ
Dari Abu Huroiroh, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam (beliau pernah berdoa): “Ya Alloh janganlah Engkau jadikan kuburku sebagai berhala (tuhan yang disembah), Alloh melaknat orang-orang yang menjadikan kubur-kubur Nabi-Nabi mereka sebagai masjid-masjid” (HR. Ahmad, di dalam kitab Musnad, juz: 2, hlm: 246)
Ziarah Syirkiyyah Mengundang Gangguan JIN Banyak Kasus Pasien Saya : Diantaranya Gangguan JIwa , Nafs di Bawa Oleh JIn Penghuni Makam Keramat , dan cacat mental lantaran Melakukan Ziarah Syirkiyyah ini .
2. ZIARAH BID'IYYAH , ziarah yang tidak sesuai tuntunan
syariat, dengan meniatkan ibadah kepada Allah di dalam kuburan, seperti
shalat di kuburan, membaca (khataman) al-Qur’an di kuburan, menganggap
bahwa berdoa di makam orang shalih lebih mudah dikabulkan. Ziarah
seperti ini adalah ziarah bid’ah, karena tidak pernah diajarkan
rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,beliau bersabda:
مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ
“Barangsiapa beramal dengan suatu amalan yang tidak ada perintah kami padanya maka amalan tersebut tertolak (yaitu tidak diterima oleh Allah).” (HR. Muslim)
3. ZIARAH SYAR'IYYAH , yaitu ziarah yang dilaksanakan
sesuai dengan tuntunan syariat yakni untuk dua hal; mengingat kematian
dan mendoakan si mayyit, jenis ziarah yang pertama ini diperintahkan dan
bagian dari ibadah yang disyari’atkan.
Syaikhul Islam Ibn Taymiyah berkata :
(فَالزيارة الشَّرْعِيَّةُ الْمَقْصُودُ بِهَا السَّلَامُ عَلَى الْمَيِّتِ وَالدُّعَاءُ لَهُ
Yang dimaksud ziarah syar’iyyah adalah mengucapkan salam kepada mayyit (ahli kubur) dan mendoakannya
إِنِّي كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَزُورُوهَا فَإِنَّهَا تُذَكِّرُكُمُ الْآخِرَةَ
Sesungguhnya Dahulu Aku pernah melarang kalian berziarah kubur, maka sekarang berziarahlah kalian ke kubur karena itu akan mengingatkan kamu terhadap hari akhirat. (HR. Muslim & Ahmad )
Adapun Ucapan salam yang di syar'iatkan adalah :
وَعَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يُعَلِّمُهُمْ إِذَا خَرَجُوا إِلَى المقَابِرِ: – اَلسَّلَامُ عَلَى أَهْلِ اَلدِّيَارِ مِنَ اَلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ, وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اَللَّهُ بِكُمْ لَلَاحِقُونَ, أَسْأَلُ اَللَّهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ – رَوَاهُ مُسْلِم
Dari Sulaiman bin Buraidah dari ayahnya radhiyallaahu anhuma beliau berkata: Rasulullah shollallaahu alaihi wasallam mengajarkan kepada mereka jika keluar menuju kuburan untuk mengucapkan: Assalaamu alaikum 'alaa ahlad diyaar minal mu’miniina wal muslimiin wa innaa insyaa Allah Ta’ala bikum Laahiquun, Nas-alullaaha lanaa wa lakumul ‘aafiyah (Semoga keselamatan untuk kalian wahai penghuni kubur mu’miniin dan muslimiin dan insyaAllah kami akan menyusul. Kami meminta afiat kepada Allah untuk kami dan kalian)
( HR. Muslim)
Wallahu a'lam bishawab
Sambil belajar sambil mengamalkan
"EdP" 613
Langganan:
Postingan (Atom)










